TOKOH SEJARAH PR
Lvy Lrdbetter
Ivy Ledbetter Lee, lulusan dari
Princeton, adalah wartawan yang meliput dunia bisnis. Setelah lima
tahun menjadi wartawan, pada tahun 1903 Lee berhenti dari pekerjaannya
yang bergaji kecil di World untuk bekerja pada kampanye Seth Low
menjadi walikota New York. Pekerjaan itu menuntunnya bekerja sama
dengan George F. Parker di bidang biro pers bagi Komite Nasional
Demokrat selama kampanye Presiden 1904 (Cutlip, Center & Broom,
2005: 96).
Lee dan Parker sempat membentuk kemitraan the Parker and Lee, yang ditutup pada tahun 1908, karena Ivy Lee menjadi agen publisitas pertama bagi Jawatan Kereta Api Pensylvania.
Lee, sewaktu dipekerjakan George F. Bear pada kasus pemogokan batubara
anthracide (yang sulit panas) tahun 1906, menerbitkan "Deklarasi
Prinsip-prinsip" yang dikatakan oleh Eric Golfman bahwa deklarasi ini
"menandai kemunculan kehumasan tahap kedua. Publik tidak lagi diabaikan
pada cara bisnis tradisional, tidak pula dibodohi pada cara agen pers
yang tetap berlangsung hingga sekarang."
Deklarasi Lee lalu dikirimkan melalui pos ke seluruh editor kota, yang bunyinya sebagai berikut:
Deklarasi Lee lalu dikirimkan melalui pos ke seluruh editor kota, yang bunyinya sebagai berikut:
”Ini bukan biro pers rahasia. Seluruh pekerjaan kami dilakukan dalam
suasana keterbukaan. Tujuan kami memasok berita. Ini bukan agen
periklanan; jika anda pikir jenis tulisan ini harus secara tepat masuk
ke kantor anda, jangan gunakan tulisan itu. Tulisan kami akurat.
Rincian lebih lanjut atas pokok bahasan apa saja yang dibahas akan
disediakan dengan segera, dan editor siapa saja akan dibantu dengan
sangat gembira, guna memverifikasi secara langsung pernyataan fakta apa
saja ... Ringkas kata, secara sopan dan terbuka, atas nama
permasalahan dunia bisnis dan lembaga publik, rencana kami adalah
memasok ke pers dan publik Amerika Serikat informasi yang cepat dan
akurat mengenai pokok masalah yang dianggap bernilai dan menarik
perhatian publik untuk mengetahuinya.”
Meskipun para wartawan diijinkan meliput pemogokan tersebut, Lee memberikan laporan baru setelah dilakukan rapat pemogokan. Lee adalah salah seorang yang pertama menggunakan sistem handout (sekarang dinamakan press release atau news release) dalam skala besar.
Selama periode ini, Lee menggunakan istilah "publisitas" untuk
menggambarkan apa yang sekarang dinamakan hubungan masyarakat atau PR;
konsep itu dan kesuksesan Lee tumbuh cepat. Pada December 1914,
berdasarkan saran Arthur Brisbane, Lee dipilih sebagai penasihat
pribadi John D. Rockefeller Jr. Kelompok Rockefellers sedang diserang
keras karena kegiatan tetap-bekerja pada saat terjadi pemogokan pada
Colorado Fuel dan Iron Company milik mereka. Lee melayani Rockefeller
hingga kematiannya pada 1934.
Ivy Lee melakukan banyak pekerjaaan yang menjadi pekerjaan dasar praktek kontemporer. Meskipun dia tidak menggunakan istilah PR hingga setidaknya 1919, Lee menyumbangkan banyak teknik dan prinsip yang diikuti oleh para praktisi sekarang.
Lee mendorong pertumbuhan departemen publisitas dan melatih penasihat publisitas di banyak lembaga. Selama 31 tahun dia berkecimpung di bidang kehumasan. Lee mengubah lingkup atas bidang yang dikerjakannnya dari "keagenan murni" ke menjadi "pemikir yang dipercaya untuk diajak bekerja sama oleh dunia bisnis."

Komentar
Posting Komentar